Ini Kronologi Penangkapan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah oleh KPK Ini Kronologi Penangkapan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah oleh KPK Kabar Korupsi - Berita Korupsi Hari ini - KabarKorupsi.com Ini Kronologi Penangkapan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah oleh KPK Berita Korupsi Hari ini, Kabar Korupsi Terpercaya - KabarKorupsi.com

Iklan

Iklan

Ini Kronologi Penangkapan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah oleh KPK

Redaksi
27 February 2021, 15:37 WIB Last Updated 2021-03-24T19:39:22Z

Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah. ©2021 kabarkorupsi.com 

SULAWESI SELATAN, Kabarkorupsi.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap tangan Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah pada Sabtu (27/2) dini hari. Informasi yang dikonfirmasi Liputan6.com, OTT ini dilakukan pada pukul 01.00 WITA.


9 Tim KPK mengamankan Nurdin Abdullah di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan berdasarkan Surat Perintah Penyelidikan No: Sprin.Lidik-98/01/10/2020.


Nurdin diamankan juga bersama lima orang lainnya. Tim KPK langsung membawa Nurdin Abdullah dan rombongan langsung ke Klinik Transit di Jalan Poros Makassar untuk dilakukan pemeriksaan swab antigen guna persiapan berangkat ke Jakarta melalui Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.


Selanjutnya pada pukul 05.44 WITA, rombongan menyelesaikan pemeriksaan swab antigen dan menuju Bandara Sultan Hasanuddin Makassar untuk berangkat ke Jakarta menggunakan Pesawat Garuda GA 617.


Rombongan terbang ke Jakarta lewat Gate 2 Bandara Sultan Hasanuddin Makassar pada pukul 07.00 WITA.


Ketua KPK Komjen Firli Bahuri memastikan pihaknya akan mengumumkan status hukum dari Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah dan pihak lainnya yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT).


Pengumuman status hukum terhadap Gubernur Abdullah akan dilakukan usai tim penindakan rampung memerika.


"KPK akan umumkan tersangka setelah pemeriksaan saksi dan tersangka selesai. Nanti kita hadirkan saat konferensi pers," ujar Firli saat dikonfirmasi, Sabtu (27/02/2021).


Firli mengatakan, pihaknya belum bisa membeberkan detail status penanganan perkara ini sebelum pemeriksaan selesai dilakukan. Firli menyebut pihaknya menjunjung asas praduga tak bersalah.


"Penegakan hukum harus juga menjunjung tinggi HAM, asas praduga tak bersalah juga harus kita hormati," tutupnya.


Baca Juga

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Ini Kronologi Penangkapan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah oleh KPK

Terkini Lainnya

Iklan

Close x
CLOSE ADS
CLOSE ADS