Dugaan Proyek Saluran Drainase di Ex Pacuan Kuda Perkamil Asal Jadi Dugaan Proyek Saluran Drainase di Ex Pacuan Kuda Perkamil Asal Jadi Kabar Korupsi - Berita Korupsi Hari ini - KabarKorupsi.com Dugaan Proyek Saluran Drainase di Ex Pacuan Kuda Perkamil Asal Jadi Berita Korupsi Hari ini, Kabar Korupsi Terpercaya - KabarKorupsi.com

Iklan

Iklan

Dugaan Proyek Saluran Drainase di Ex Pacuan Kuda Perkamil Asal Jadi

Redaksi
03 January 2021, 22:35 WIB Last Updated 2021-01-03T14:35:46Z

Papan Proyek Drainase yang diduga asal jadi. (Foto: KabarKorupsi.com) 

SULUT, KabarKorupsi.com - Pembangunan Saluran Drainase/Gorong-gorong Kelurahan Perkamil Kompleks Ex Pacuan Kuda dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Manado dengan nilai kontrak Rp. 3.001.465.000,- anggaran APBD Tahun 2020, bernomor kontrak D.03/PUPR/CK-16.031-01 KONTR./VII/2020, yang dilaksanakan oleh PT. Revival Putra Tunggal terindikasi  asal jadi dan bisa menimbulkan dugaan Korupsi. Demikian dikatakan, Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lembaga Investigasi Pemantau (LIP) Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Republik Indonesia (RI), Franky Pondaag, ST, SPsi, Minggu (03/01/2021) di Manado.


Menurut Pondaag, pihaknya menemukan proses konstruksi lancung yang dilakukan kontraktor pemenang tender pengaman drainase dan berhasil mendokumentasikan praktek konstruksi gagal dalam proyek tersebut.


"Temuan dilapangan, banyak sekali prosedur serta metode pelaksanaan yang salah, seperti pembuatan peletakan beton precast pada posisinya harus melekat dan salurannya tak tergenang air. Kemudian faktor safety pada para pekerja tak nampak diterapkan," kata Pondaag.

sambungan beton precast. (Foto: KabarKorupsi.com) 

Lanjutnya, proyek yang berbandrol miliar rupiah itu, pekerjaannya sangat memprihatikan. Pasalnya, betonnya banyak salah letak dan berpotensi retak pada sambungan-sambungan beton precastnya.


"Ketika intensitas air hujan dalam volume tinggi dapat menimbulkan pecahnya gorong-gorong dan menimbulkan luapan air ke badan jalan," katanya.


Sebelumnya, tim Investigasi LIP TIPIKOR RI tanggal 21 Desember 2020 lalu, sempat konfirmasi proyek ini ke Dinas PUPR Kota Manado. Namun oknum Kepala Dinas (Kadis) maupun oknum Kepala bidang insial CK yang menangani proyek ini tak mau ditemui.

"Melihat sikap dari oknum Dinas PUPR kota Manado yang enggan memberikan tanggapan terkait proyek ini. Maka terindikasi ada proses gagal birokrasi di Dinas PUPR Kota Manado baik Kabid CK dan Kadisnya. Menurut staff di PUPR Kota Manado bapak sudah tidak masuk kantor beliau berada dikampungnya," tutup Pondaag.


Penulis: Redaksi

Baca Juga

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Dugaan Proyek Saluran Drainase di Ex Pacuan Kuda Perkamil Asal Jadi

Terkini Lainnya

Iklan

Close x
CLOSE ADS
CLOSE ADS