2 Kasus Korupsi ke Persidangan, KPK Seret 3 Tersangka 2 Kasus Korupsi ke Persidangan, KPK Seret 3 Tersangka Kabar Korupsi - Berita Korupsi Hari ini - KabarKorupsi.com 2 Kasus Korupsi ke Persidangan, KPK Seret 3 Tersangka Berita Korupsi Hari ini, Kabar Korupsi Terpercaya - KabarKorupsi.com

Iklan

Iklan

2 Kasus Korupsi ke Persidangan, KPK Seret 3 Tersangka

Redaksi
12 December 2019, 05:43 WIB Last Updated 2020-01-23T00:39:56Z
Juru Bicara KPK Febri Diansyah. (Foto: Dok. kabarkorupsi.com) 

JAKARTA, KabarKorupsi.Com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyelesaikan penyidikan dua perkara korupsi dan segera melimpahkannya ke tahap II atau penuntutan. Dengan begitu, tiga tersangka dari dua perkara itu segera diseret ke persidangan.

Dua tersangka pertama yang bakal disidang, yakni mantan Bupati Muara Enim nonaktif, Ahmad Yani dan Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan PPK di Dinas PUPR Kabupaten Muara Enim, Elfin Muhtar. Keduanya merupakan tersangka kasus dugaan suap 16 peningkatan proyek pembangunan jalan di Kabupaten Muara Enim.



"Rencana sidang akan dilakukan di Pengadilan Negeri Palembang," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Rabu (11/12/2019).

Febri menjelaskan, dalam penanganan perkara ini pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap 62 orang saksi. Unsur saksi terdiri dari Ketua DPRD Kabupaten Muara Enim, Aries HB, Wakil Bupati Muara Enim atau Plh Bupati Muara Enim, Juarsyah serta beberapa pejabat di lingkungan Pemkab Muara Enim dan pihak swasta.

Yani dijerat dengan Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
Juru Bicara KPK Febri Diansyah. (Foto: Dok. kabarkorupsi.com) 

Sementara Elfin disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Kadis PUPR Medan


Sementara perkara lainnya yang sudah selesai penyidikannya, yakni kasus dugaan suap proyek dan jabatan dengan tersangka Kepala Dinas PUPR Medan, Isa Ansyari. Dengan begitu, Isa juga akan menghadapi persidangan dalam waktu dekat.

"Hari ini dilakukan penyerahan berkas, barang bukti dan tersangka IAN [Isa Ansyari] dalam kasus suap TPK terkait dengan proyek dan jabatan pada Pemerintah Kota Medan Tahun 2019 ke penuntutan (Tahap 2)," ujar Febri seperti dikutip CNNindonesia.

Febri mengatakan Isa akan menjalani sidang di Pengadilan Negeri Medan, Sumatera Utara. "Besok yang bersangkutan akan dibawa ke Medan dan akan dititipkan di Rutan Tanjung Gusta," tandasnya.
Juru Bicara KPK Febri Diansyah. (Foto: Dok. kabarkorupsi.com) 

Dalam proses penanganan perkara, penyidik lembaga antirasuah KPK telah melakukan pemeriksaan terhadap 92 saksi. Sejumlah saksi di antaranya adalah Sekretaris Daerah Pemerintah Kota Medan, Wiriya Al Rahman; Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara; Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan, Agus Suriyono; serta beberapa saksi dari unsur eksekutif, legislatif, ataupun pihak swasta.

Dalam kasus iniIsa diduga memberi sejumlah uang kepada Wali Kota Medan nonaktif, TengkuDzulmiEldin, sebagai imbal jasa atas jabatan yang diberikan.

Editor: Redaksi
1 2 3

Baca Juga

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • 2 Kasus Korupsi ke Persidangan, KPK Seret 3 Tersangka

Terkini Lainnya

Iklan

CLOSE ADS
CLOSE ADS